Rabu, 10 April 2013

Bagian - bagian laptop



System Board (Motherboard)

System Board adalah salah satu komponen utama pada sebuah laptop. Semua komponen internal terhubung ke system board ini. Komponen ini merupakan bagian laptop termahal.

Memory (RAM)

Makin banyak memori yang anda instal, makin bagus pula performa si laptop. Memori ini adalah salah satu komponen yang tidak tergantikan.

Hard Drive

Hard drive merupakan media penyimpanan utama untuk semua data dan informasi yang ada di laptop anda. Semua system file juga file pribadi tersimpan di dalamnya.

Processor (CPU)

Processor ini bisa dikatakan sebagai otak dari sebuah laptop. Semakin bagus CPU yang anda gunakan, semakin cepat pula pemprosesan data dan performa laptop anda.

Keyboard

Keyboard merupakan perangkat input yang paling utama.

CD/DVD Optical Drive

Drive CD/DVD memungkinkan anda untuk membaca/menulis data dari dan ke disk CD atau DVD.

Cooling Fan

Cooling fan atau kipas pendingin merupakan bagian dari cooling module pada sebuah laptop. Fan ini akan membantu anda untuk menurunkan suhu prosessor saat laptop digunakan.

Video Card (Graphic Card)

Video Card pada kebanyakan laptop, khususnya laptop keluaran terbaru, kini diintegrasikan ke system board. Jika video card mengalami kerusakan, maka anda harus menggati semua motherboard. Pada beberapa laptop, video card merupakan sebuah modul yang berlainan dan dapat diharus atau digantikan secara terpisah dari motherboard.

Audio Board (Sound Board)

Pada sebagian besar laptop, audio board ini menjadi bagian dari motherboard. Karenanya, semua komponen input/output audio board, seperti kontrol volume, jack mikrofon, dan jack headphone ini merupakan direktori yang disolder ke motherboard.

Wireless Network Card

Wireless Network Card akan membantu anda untuk terhubung ke koneksi internet tanpa harus menggunakan kabel.

Baterai CMOS (Baterai RTC)

Baterai CMOS menyediakan daya ke chip CMOS saat laptop dimatikan atau saat laptop dicabut dari stop kontak.

Layar LCD

Layar LCD merupakan salah satu bagian termahal dari sebuah laptop, setidaknya setelah system board. Layar LCD ini menempel di dalam panel tampilan (display panel). Jika suatu saat tiba-tiba layar LCD anda pecah, maka layarnya harus diganti. Anda tidak dapat mengembalikan/memulihkan kembali atau memperbaiki layar LCD yang pecah.

Screen Inverter Board (FL Inverter)

Inverter Board merupakan power supply untuk lampu backlight (lampu latar) di dalam layar LCD. Jika inverter ini mengalami kerusakan, maka layar LCD akan menjadi gelap dan pastinya anda tidak akan dapat melihat apapun pada layar. Pada sebagian besar laptop, inverter board ini menempel di dalam panel tampilan (display panel) dibawah layar LCD.

Screen Backlight Lamp (pipa CCFL)

Backlight lamp atau lampu latar ini merupakan sumber cahaya utama pada layar LCD. Backlight lamp menempel di dalam layar. Jika Backlight lamp ini mengalami kerusakan, maka anda harus mengganti seluruh layar LCD. Karena kenapa? Karena untuk mengganti lampu saja (yang menempel di dalam layar) kemungkinannya kecil, sangat sulit dan pastinya harus dilakukan oleh teknisi yang benar-benar ahli. Jadinya, daripada beresiko, lebih baik ganti saja keseluruhan layar LCD nya.

Kabel Layar (Kabel Video)

Kabel video ini akan menghubungkan layar laptop ke motherboard. Kabel video membawa sinyal data untuk layar LDC dan juga membawa daya untuk inverter board.

Web Kamera

Kini, sebagian besar laptop dilengkapi dengan web kamera. Web kamera ini sebenarnya tidak menyatu dengan layar LCD. Web kamera ini ditempatkan pada bagian yang terpisah dan dapat digantikan secara terpisah dari LCD.

Screen Hinges

Screen Hinges atau engsel layar ini berfungsi untuk menghubungkan dua komponen utama laptop, yaitu display panel dan perakitan dasar (base assembly).

Power Adapter AC/DC

Power Adapter AC/DC memungkinkan anda untuk mengkonversi daya AC bertegangan tinggi dari sumber listrik utama ke daya DC bertegangan rendah yang tersedia pada laptop.

Baterai Utama

Baterai merupakan sumber daya laptop yang paling penting. Baterai ini akan terisi dayanya saat laptop dihubungkan dengan sumber listrik dan menjaga agar laptop anda tetap menyala saat charge laptop dilepas dari sumber listrik.

Sumber: http://ahlikompie.com/bagian-bagian-laptop-panduan-teknisi-laptop-1115.html

Selasa, 09 April 2013

Cara mengenali troubleshooting dalam Komputer



Teknik dalam Troubleshooting
Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.
1. Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
§ Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
§ Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
§ dsb.
2. Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
§ Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
§ Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
§ dsb.

Analisa Pengukuran
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.
Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.

Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
§ Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
§ Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
§ Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
§ Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
§ Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).
Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.

Analisa Tampilan
Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen.
Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.

Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
§ Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
§ Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
§ Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.

Tips membeli Komputer PC



Perkembangan teknologi komputer sangat cepat, baik dari sisi perangkat keras komputer maupun sisi perangkat lunak komputer. Dua sisi ini saling terkait, software baru biasanya memerlukan hardware yang baru juga, dalam artian dengan spesifikasi teknis yang dapat memenuhi persyaratan dari software baru tersebut. Demikian sebaliknya, hardware terkini kadang tidak mau berkompromi dengan software tertentu yang tidak up to date. Kita sebagai pengguna komputer PC (Personal Computer) biasanya juga selalu ingin mencoba dan memiliki perangkat lunak maupun perangkat keras terbaru. Ujung-ujungnya, kita perlu merogoh kantong lagi agar bisa menikmati piranti komputer termutakhir.



Nah, jika Anda memang berencanakan mengganti piranti komputer Anda dengan yang baru, berikut ini tips untuk membandingkan harga sebelum membeli komputer PC.

Desktop atau Laptop?
Tentukan apakah Anda akan memilih model PC desktop atau laptop. Dengan generasi dan spesifikasi teknis yang sama (prosesor, memori/ram, harddisk, dan sebagainya), biasanya PC desktop lebih handal dan tahan lama, namun laptop memang memiliki kelebihan mudah dibawa ke mana-mana. Kalo untuk di rumah atau di kantor, lebih baik pilih PC desktop. Kalo untuk kuliah atau berbisnis, pilih saja laptop. Anda juga dapat membandingkan harga dan spesifikasi teknisnya melalui cara-cara di bawah.

Generasi Terbaru atau Sebelumnya?
Kadang, komputer keluaran terbaru sebenarnya 'belum' Anda perlukan. Bandingkan harga PC generasi terbaru dengan harga PC satu generasi sebelumnya, demikian juga perbedaan spesifikasinya. Jika spek tidak terpaut jauh namun harga sangat berbeda, tidak ada salahnya Anda mengambil satu generasi sebelumnya. Misalnya Anda bisa membandingkan core prosesornya apakah Intel Core i3, i5, atau i7, juga besar memori dan harddisknya.

Jangka Waktu Pemakaian
Pikirkan dahulu apakah Anda suka gonta-ganti komputer atau memang membutuhkannya untuk dipakai dalam waktu yang lama. Jika ingin memakainya dalam jangka waktu yang panjang, mungkin komputer dengan terknologi terbaru bisa Anda pilih meskipun sedikit mahal. Kalo sekedar suka gonta-ganti PC, buat apa beli mahal-mahal, toh baru dipakai sebentar juga sudah jadi barang second yang harga jualnya juga turun drastis.

Beli Baru atau Bekas?
Bandingkan harga PC baru dan bekas dengan spesifikasi teknis yang sama, terutama jika Anda memutuskan mencari satu generasi sebelum komputer generasi terbaru. Jika Anda jeli, kadang produk terbaru juga sudah ada yang menjual second. Anda bisa membuktikan ini dengan mencari di situs-situs iklan populer seperti yang dijelaskan berikutnya. Bisa jadi memang produk tersebut kurang memuaskan, atau sang pemilik sebelumnya sedang 'butuh uang' sehingga melego barang yang baru dibelinya :).

Pilih Merek Apa?
Ada banyak merek komputer desktop yang akan membuat Anda bingung. Harga dan speknya juga bersaing ketat. Secara umum, kategori harga komputer berdasarkan brand alias merk-nya bisa kita bagi menjadi 3. Kelas atas, menengah, dan bawah. Kelas atas harganya berkisar di atas 10 juta, kelas menengah antara 10 juta - 5 jutaan, dan kelas bawah harganya di bawah 5 jutaan. Merek apa saja itu? silakan periksa dengan cara di poin berikutnya. Jika budget bukan masalah, ya pilih kelas atas yang jelas dikenal handal produk-produknya. Untuk kelas menengah dan bawah, spek dan harga bersaing ketat, tinggal adu tenar dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi untuk amannya, sebaiknya Anda tetap memilih minimal yang kelas menengah. 

Cari Informasi di Internet
Cara tercepat dan paling mudah dalam membandingkan harga komputer adalah melalui internet. Anda dapat berkunjung ke situs-situs belanja, khususnya toko komputer online. Beberapa contoh situs populer di antaranya adalah bhinneka.com, jakartanotebook.com, fastncheap.com, dan manggaduakomputer.com. Cari tahu juga apakah ada yang memberikan harga khusus atau diskon. Untuk survey harga baru dan bekas, Anda dapat mencari di situs-situs periklanan seperti tokobagus.com, berniaga.com atau blibli.com. Anda juga dapat menggunakan mesin pencari untuk menelusuri testimoni, komentar, atau ulasan orang lain mengenai produk komputer tersebut. Siapa tahu, di balik harganya yang murah, produk terbaru tersebut ternyata memiliki kelemahan tertentu seperti yang disampaikan orang-orang di internet.

Fungsi Defragmentasi Pada Komputer




Defragmentasi adalah sebuah proses untuk menangani berkas-berkas yang mengalami fragmentasi. fragmentasi adalah sebuah fenomena di ruang penyimpanan yang digunakan secara tidak efisien, menyebabkan pecahan-pecahan berkas sehingga mengurangi kapasitas penyimpanan. Sebuah berkas dikatakan terfragmentasi mana kala berkas tersebut tidak menempati ruangan yang saling berdekatan dalam penyimpanan fisik. Fragmentasi dapat menyebabkan subsistem media penyimpanan melakukan operasi pencarian data yang lebih banyak, sehingga berkas terfragmentasi dapat memperlambat kerja sistem, khususnya pada saat melakukan operasi yang berkaitan dengan media penyimpanan.

Dengan kata lain, defragmentasi adalah menyatukan kembali pecahan-pecahan berkas agar mudah dicari oleh system yang pada akhirnya akan mengoptimalkan kinerja system.

Sebab fragmentasi.

Fragmentasi bisa di sebabkan karena:

Pengguna membuat berkas, partisi di mana pengguna hendak menyimpan berkas tersebut tidak memiliki unit alokasi yang saling berdekatan yang cukup besar untuk menyimpan berkas yang bersangkutan. Sistem berkas akan memecah berkas tersebut ke dalam beberapa fragmen (yang setiap fragmennya berukuran sama dengan ukuran unit alokasi), sebelum disimpan dalam media penyimpanan.
Pengguna menyunting berkas, berkas tersebut ternyata “membengkak” melebihi unit alokasi yang sebelumnya dialokasikan oleh sistem berkas terhadap berkas yang bersangkutan. Ketika sebuah berkas menghabiskan semua unit alokasi yang telah dialokasikan, maka sistem berkas akan mengalokasikan tambahan unit alokasi yang didapat dari unit alokasi yang belum dialokasikan (masih bebas), di lokasi yang kadang berdekatan, atau kadang-kadang berjauhan. Pada saat lokasi yang dialokasikan sistem berkas saling berjauhan, maka dapat dikatakan bahwa berkas tersebut terfragmentasi, karena berkas disimpan dalam beberapa fragmen yang tidak disusun secara berdekatan. (Referensi: Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas).
Untuk melakukan defragmentasi pada Windows XP, klik Mulai>Semua Program>Aksesori>System Tool>Pendefragmentasi Disk.

Mengenal Fungsi Driver Grafis



Mengenal Driver Grafis (Graphic Driver) Dan Fungsinya

Kartu VGA (VGA Card) atau sering disebut VGA saja, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah salah satu komponen komputer yang berfungsi untuk mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Dengan kata lain, kartu VGA berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke tampilan monitor. VGA Card sering juga disebut Card display atau kartu grafis.

Nah, agar kartu grafis bisa bekerja, diperlukan driver atau supir untuk menjalankannya. Supir itulah yang disebut dengan driver grafis. Agar kartu grafis ini bekerja dengan baik, drivernya harus dalam keadaan baik pula (harus selalu baru atau up-to-date). Coba bayangkan kalau sebuah bus dengan supir yang sinting. Pasti akan sering kecelakaan. Inilah yang akan dialami grafik pada komputer kita. Kecelakaan pada komputer sering disebut dengan bahasa keren Error, Crash, Freez atau Hang yang bisa terjadi pada saat kita menjalankan program apa pun.

Cara Memperbarui Driver Grafis (Graphic Driver)

Anda bisa memilih salah satu cara di bawah ini untuk memperbarui Driver Grafis (Graphic Driver) di komputer Anda.

1. Menggunakan Windows Update

Pada Windows Vista dan ke atas, beberapa versi driver grafis terbaru yang dibuat tersedia sebagai update opsional dari fitur Windows Update. Jika Anda belum mengatur Windows agar secara otomatis menginstal update yang direkomendasikan, ikuti langkah berikut:

-Pada Windows, klik  , Pilih All program, kemudian pilih Windows Update untuk membuka jendela Windows Update.

-Klik link “Check for update” dan menunggu sampai hal itu dilakukan.

-Jika ada update opsional tersedia, klik “Optional update yang tersedia” dan Lihat panel update yang tersedia akan terbuka.

-Klik “Opsional” dan update pencarian dengan produsen kartu grafis nama Anda (mungkin Intel, AMD / ATI dan NVIDIA) dalam judul.

-Jika Anda menemukan beberapa, periksa yang terbaru dan klik OK untuk menutup View panel update yang tersedia.

-Klik ‘Instal pembaruan’.

-Restart komputer Anda.

-Jika cara ini tidak dapat Anda lakukan, beralihlah ke cara kedua.

2. Menggunakan Alat Sistem Update Produsen Komputer Anda

Beberapa produsen komputer menyediakan alat sistem update untuk update driver dan bypasses oleh Windows. Anda mungkin diminta untuk menggunakan alat ini untuk memperbarui driver grafis.

Hanya mencari tool ini dari menu Start. Beberapa istilah pencarian yang mungkin adalah nama produsen komputer Anda (seperti Dell atau HP) atau istilah generik seperti “update”, “pemeliharaan” atau “driver”. Buka alat dan menerapkan semua update yang tersedia.

Jika cara pertama dan kedua tidak dapat Anda lakukan, seharusnya Anda bisa melakukan cara yang ketiga.

3. Menggunakan Generik Terbaru Driver Grafis

Anda juga dapat menginstal atau memperbarui driver grafis langsung dari website produsen kartu grafis Anda. Ini biasanya tetap up-to-date dan dirancang untuk bekerja pada berbagai sistem. Produsen kartu grafis Anda akan memilih dan menginstalnya untuk Anda. Jika driver grafis Anda sudah dalam versi terbaru, maka akan ada konfirmasi bahwa Anda tidak perlu memperbarui driver gafis Anda.

Pilih nama produsen driver grafis Anda:

Intel
AMD / ATI
NVIDIA